|
WIMAX
Artikel
Spektrum
Frekuensi WiMAX :
Sebagai teknologi yang berbasis pada frekuensi,
kesuksesan WiMAX sangat bergantung pada ketersediaan dan
kesesuaian spektrum frekuensi. Sistem wireless mengenal
dua jenis band frekuensi yaitu Licensed Band dan
Unlicensed Band. Licensed band membutuhkan lisensi atau
otoritas dari regulator, yang mana operator yang
memperoleh licensed band diberikan hak eksklusif untuk
menyelenggarakan layanan dalam suatu area tertentu.
Sementara Unlicensed Band yang tidak membutuhkan lisensi
dalam penggunaannya memungkinkan setiap orang
menggunakan frekuensi secara bebas di semua area (Misalnya pada band frekwensi 2.4 Ghz, atau frekwensi ISM - Industrial Scientific Medical equipments)
WiMAX Forum menetapkan 2 band
frekuensi utama pada certication profile untuk Fixed
WiMAX (band 3.5 GHz dan 5.8 GHz), sementara untuk Mobile
WiMAX ditetapkan 4 band frekuensi pada system profile
release-1, yaitu band 2.3 GHz, 2.5 GHz, 3.3 GHz dan 3.5
GHz.
Secara umum terdapat beberapa
alternatif frekuensi untuk teknologi WiMAX sesuai dengan
peta frekuensi dunia. Dari alternatif tersebut band
frekuensi 3,5 GHz menjadi frekuensi mayoritas Fixed
WiMAX di beberapa negara, terutama untuk negara-negara
di Eropa, Canada, Timur-Tengah, Australia dan sebagian
Asia. Sementara frekuensi yang mayoritas digunakan untuk
Mobile WiMAX adalah 2,5 GHz.
Isu frekuensi Fixed WiMAX di band 3,3
GHz ternyata hanya muncul di negara-negara Asia. Hal ini
terkait dengan penggunaan band 3,5 GHz untuk komunikasi
satelit, demikian juga dengan di Indonesia. Band 3,5 GHz
di Indonesia digunakan oleh satelit Telkom dan PSN untuk
memberikan layanan IDR dan broadcast TV. Dengan demikian
penggunaan secara bersama antara satelit dan wireless
terrestrial (BWA) di frekuensi 3,5 GHz akan menimbulkan
potensi interferensi terutama di sisi satelit.
Teknologi WiMAX dan Layanannya:
BWA WiMAX adalah standards-based
technology yang memungkinkan penyaluran akses broadband
melalui penggunaan wireless sebagai komplemen wireline.
WiMAX menyediakan akses last mile secara fixed, nomadic,
portable dan mobile tanpa syarat LOS (NLOS) antara user
dan base station. WiMAX juga merupakan sistem BWA yang
memiliki kemampuan interoperabilty antar perangkat yang
berbeda. WiMAX dirancang untuk dapat memberikan layanan
Point to Multipoint (PMP) maupun Point to Point (PTP).
Dengan kemampuan pengiriman data hingga 10 Mbps/user.
Pengembangan WiMAX berada dalam range
kemampuan yang cukup lebar. Fixed WiMAX pada prinsipnya
dikembangkan dari sistem WiFi, sehingga keterbatasan
WiFi dapat dilengkapi melalui sistem ini, terutama dalam
hal coverage/jarak, kualitas dan garansi layanan (QoS).
Sementara itu Mobile WiMAX dikembangkan untuk dapat
mengimbangi teknologi selular seperti GSM, CDMA 2000
maupun 3G. Keunggulan Mobile WiMAX terdapat pada
konfigurasi sistem yang jauh lebih sederhana serta
kemampuan pengiriman data yang lebih tinggi. Oleh karena
itu sistem WiMAX sangat mungkin dan mudah
diselenggarakan oleh operator baru atau pun service
provider skala kecil. Namun demikian kemampuan mobility
dari Mobile WiMAX masih berada dibawah kemampuan
teknologi selular.
Download Catalog
|
|